Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Cerita Hannanku

Gambar

Kelambu dan Kasih sayang

Gambar
Sumber: Pinterest ❤Kasih sayang Mak      Masa kecil selalu menyisakan kenangan yang tak tergantikan. Ada banyak hal yang mungkin perlahan-lahan terlupakan, tetapi ada pula yang tetap hidup dalam ingatan, seolah baru terjadi kemarin. Salah satu memori yang selalu terpatri dalam benakku adalah kebiasaan mak sebelum saya tidur.      Setiap malam, sebelum saya terlelap, mak selalu mengingatkan untuk membersihkan diri terlebih dahulu. “Cuci kaki, cuci tangan, jangan lupa sikat gigi,” begitu katanya setiap malam. Awalnya, saya sering mengeluh, merasa malas untuk bangun lagi hanya demi membasuh tangan dan kaki. Tetapi mak tidak pernah lelah mengingatkan. Baginya, kebersihan sebelum tidur adalah hal yang penting.      Setelah membersihkan diri, saya akan naik ke tempat tidur. Di saat itulah saya merasa kasih sayang mak begitu nyata. Dalam kesunyian malam, ketika saya mulai terpejam, mak selalu datang. Saya tidak selalu sadar kapan tepatnya, tetapi sa...

Terjatuh bangkit kembali

Gambar
foto hannan sd Masa SD yang Penuh Makna Saya masih ingat betul masa-masa awal memasuki Sekolah Dasar. Perasaan campur aduk antara senang, penasaran, dan sedikit takut menghampiri. Dunia baru yang penuh dengan teman-teman baru, guru, serta pelajaran yang harus dipahami. Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus. Aku pernah mengalami masa yang cukup berat tinggal kelas di kelas 3. Awalnya, saya tidak terlalu memikirkan soal belajar. Masih asyik bermain dan menikmati masa kecil tanpa terlalu memikirkan nilai. Namun, ketika kenyataan itu datang, rasa kecewa dan sedih sempat menghantui. Tapi dari situlah titik balik hidupku bermula. Saya mulai sadar bahwa semangat belajar adalah kunci untuk melangkah lebih baik. Setelah tinggal kelas, saya mulai menata niat. Tidak ingin mengalami hal yang sama, saya berusaha keras memperbaiki diri. Hari demi hari, saya lebih rajin belajar, mendengarkan guru, dan menyelesaikan tugas-tugas dengan sungguh-sungguh. Semangat itu perlahan mulai membuahkan hasil....

Ramadhanku Rindu

Gambar
Ramadhanku Rindu Masa kecil di bulan Ramadan memang menghadirkan kenangan yang sulit dilupakan. Ada nuansa kebersamaan dan kegembiraan yang begitu kuat, apalagi ketika dijalani bersama teman-teman dan keluarga di kampung. Ramadan bukan hanya tentang berpuasa, tapi juga tentang tradisi, persahabatan, dan momen-momen kecil yang kini menjadi cerita berharga. Saat Ramadan tiba, suasana kampung berubah. Ada semangat yang berbeda di setiap sudut desa. Ketika sore menjelang masuk 1 ramadhan, mak dan ayah sudah mempersiapkan masak untuk persiapan sahur, dan mengingatkan kami untuk siap-siap malam ini sudah mulai terawih. Ketika sore menjelang berbuka puasa suasana dipenuhi aroma masakan khas buka puasa biasa mak masak hang enak-enak dan khas bulan puasa ada kue takir(kue kapal) cendol, nasgor daun kunyit ( saya suka sekali) kolak dan banyak lagi yang lain. Selepas berbuka, momen yang paling ditunggu adalah sholat tarawih.  Tradisi sederhana namun penuh makna terjadi setiap malam: menungg...

Air Mata, Doa, dan Kesabaran yang Tak Pernah Padam

Gambar
     Di balik setiap senyum seorang ibu, ada cerita panjang tentang pengorbanan, ketabahan, dan perjuangan yang tak selalu terlihat oleh mata. Kisah ini adalah tentang Mak, seorang perempuan luar biasa yang hidupnya dihiasi oleh ujian sakit yang panjang, namun tetap teguh berdiri dengan harapan, doa, dan kesabaran. Awal Ujian di Masa Muda      Perjalanan hidup Mak bukanlah perjalanan yang mudah. Sejak remaja, Mak sudah diuji dengan sakit yang berat. Ketika masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, tepatnya saat kelas dua, Mak mengalami cobaan yang besar. Kaki Mak tiba-tiba tidak bisa digerakkan. Hari-hari yang biasa dilalui dengan ceria dan penuh semangat belajar, berubah menjadi hari-hari yang penuh dengan keterbatasan.   Mak harus merasakan hari-hari yang sunyi, hanya ditemani oleh rasa sakit dan doa dari orang tunya, teman-teman dan saudara dekat yang tak pernah putus. Berbulan-bulan Mak bertahan, menahan rasa sakit dan ketidakberdayaan. Namu...

Solar dan musim umo

Gambar
     Waktu usia saya lima tahun, ada satu cerita yang selalu diceritakan oleh Mak, cerita yang selalu membuat kami tertawa setiap kali dikenang, meski saat itu mungkin semua orang panik bukan main. Cerita ini terjadi di musim tanam padi, saat umo (sawah) di kampung mulai diisi kembali dengan benih harapan.      Musim tanam adalah masa sibuk bagi keluarga kami. Semua orang turun ke sawah, bekerja dari pagi hingga sore, berjuang bersama alam untuk menyiapkan ladang yang subur. Cuaca waktu itu panas terik. Matahari seperti enggan bersembunyi, memancarkan panasnya tanpa ampun. Anak-anak kecil seperti saya biasanya ikut ke sawah, bermain atau berlompatan di sela-sela lumpur, menikmati keriangan masa kecil.      Saya masih ingat, di tengah panas yang menyengat, haus mulai menyerang. Saya berlarian kecil, mencari-cari minuman. Di atas pondok, saya melihat sebuah botol yang diletakkan di atas meja kecil. Warnanya seperti teh yang biasa Mak bawa dari ...

Arti sebuah Nama

Gambar
 Arti sebuah N.A.M.A Kisah Pemberian Namaku… Pada pagi yang cerah, di hari Selasa, 21 April 1992 atau bertepatan dengan 18 Syawal 1412 Hijriah, aku terlahir ke dunia ini. Suara adzan yang dikumandangkan oleh ayahku, Ali, menggema di telingaku sebagai lantunan pertama yang kudengar. Sebuah tanda bahwa aku telah resmi menyapa dunia, dengan harapan menjadi anak yang shalih, pembawa kebahagiaan, dan penerus kebaikan keluarga. Sejak awal, kedua orang tuaku, Mak dan Ayah, telah menyiapkan doa-doa terbaik untukku. Nama yang akan mereka sematkan bukan sekadar panggilan, melainkan harapan dan doa yang akan menyertai sepanjang hidupku. Mak, Lina Wati, memimpikan agar aku tumbuh sebagai anak yang penuh kelembutan, bijaksana, dan berakhlak mulia. Sementara ayah berharap aku menjadi sosok yang kuat, berani, dan memiliki semangat kepemimpinan. Proses Pemberian Nama Dalam budaya keluarga kami, pemberian nama bukan perkara sederhana. Ada musyawarah, ada doa, dan tentu saja ada tradisi yang harus d...

Cinta Karena Allah

Gambar
Foto mak dan ayah  Kisah Cinta Mak dan Ayah Di desa yang tenang dan penuh dengan adat istiadat, kisah cinta antara Mak dan Ayah bermula. Sebuah kisah yang sederhana, namun sarat makna dan ketulusan. Cinta mereka tumbuh bukan karena pertemuan yang disengaja, melainkan melalui silaturahim yang membawa berkah. Mak saat itu masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTS), seorang gadis muda yang santun dan penuh adab. Sementara Ayah masih melanjutkan pendidikan di jenjang SMA, seorang pemuda yang teguh pendirian dan penuh rasa tanggung jawab. Mereka berdua hidup dalam lingkungan yang menjunjung tinggi adat dan norma, di mana pergaulan antara pria dan wanita sangat dijaga. Namun, ada satu hal yang unik dalam kisah mereka. Kata Nyai Ayah seringkali datang ke rumah nyai untuk bersilaturahim. Awalnya, kunjungan itu tampak biasa, hanya sebagai bentuk menjaga hubungan baik antar keluarga. Namun, seiring berjalannya waktu, kunjungan itu menjadi semakin sering. Mungkin tanpa disadari, benih ci...

Tangisan Suci

Gambar
Pada suatu hari yang penuh harap dan doa, di sebuah rumah sederhana yang hangat dengan kasih sayang, seorang ibu (Mak) tengah berjuang menghadapi rasa sakit yang luar biasa. Selama dua hari penuh, Mak merasakan perih dan nyeri yang tak terbayangkan. Setiap detik yang berlalu seolah berjalan lambat, diiringi rasa cemas namun juga harapan besar untuk segera memeluk buah hatinya. Dalam rasa sakit yang melanda, doa-doa tak henti dipanjatkan. Air mata yang mengalir bukan hanya karena rasa sakit, tapi juga karena cinta dan harapan yang besar untuk kehidupan baru yang sebentar lagi akan hadir. Di sisi lain, Ayah selalu setia mendampingi, meski hatinya juga dipenuhi rasa cemas. Wajahnya mencerminkan kegelisahan, namun di balik itu ada keberanian dan kekuatan yang ia tunjukkan untuk memberikan semangat kepada Mak. Setiap rintihan yang keluar dari bibir Mak, setiap helaan napas berat, Ayah mendengarnya dengan hati yang bergetar. Ia tahu, perjuangan itu bukanlah hal yang mudah. Namun, cinta kepad...

Rumahku Surgaku

Gambar
Di Desa Kedotan, Dusun Mudo RT 06, berdiri rumah panggung sederhana tempat kenangan masa kecilku tersimpan. Rumah itu terbuat dari kayu dengan tiang-tiang kokoh yang menopangnya. Di halaman rumah, bunga-bunga bermekaran, ditanam dengan penuh kasih sayang oleh Mak. Mawar merah, melati putih, dan kenanga yang harum saat malam tiba seolah menjadi saksi bisu kehidupan kami yang sederhana namun penuh kebahagiaan. Ayah adalah sosok yang tegas namun penuh kelembutan. Ia selalu mengajarkan kami tentang arti kerja keras. Setiap pagi, sebelum matahari sepenuhnya terbit, ia sudah berangkat ke umo dengan membawa peralatan untuk membersihkan umo. Sementara itu, Mak sibuk di dapur, memasak nasi dan lauk sederhana di dapur kayu. Aroma nasi yang baru matang bercampur dengan bau kayu bakar menciptakan kehangatan tersendiri di rumah kecil kami. Kami, anak-anaknya, tumbuh dengan didikan sederhana tetapi penuh makna. “Hidup bukan tentang seberapa banyak yang kita punya, tetapi seberapa banyak yang bisa k...